Kemudahan Mengolah Data Menggunakan Excel dan PivotTable

1 min read

Excel dan PivotTable

Di tengah persaingan digital yang dinamis ini, sebagai salah satu pembuat keputusan Anda akan selalu diminta agar dapat menganalisa data dengan cepat dan tepat sehingga mampu memberikan keputusan bisnis dengan lebih baik. Namun, hal ini tentunya tidak mudah apabila Anda belum mengetahui darimana Anda bisa memulai, terutama dengan data dalam jumlah besar. Excel dan PivotTable merupakan cara yang tepat untuk bisa meringkas, menjelajahi, menganalisa dan menyajikan data, dan cara menjumlahkan di excel yang dapat dibuat sedemikian rupa hanya dengan beberapa kali klik. PivotTable sangat fleksibel dan dapat dengan cepat disesuaikan, tergantung pada keinginan dalam menampilkan hasil. PivotTable pun dapat dibuat sebagai chart berdasarkan data yang ada yang akan diperbaharui.

Cara menggunakan PivotTable pun mudah, sama mudahnya dengan cara menjumlahkan di excel. Anda hanya diminta untuk mengikuti tahapan persiapan menggunakan PivotTable sebagai berikut:

  1. Pastikan Anda sudah menyiapkan data yang dibutuhkan dalam kolom dan pastikan tidak ada baris atau kolom yang kosong pada range data tersebut yang akan menjadi sumber data PivotTable. Jika ada kolom atau baris yang kosong malah disarankan agar dapat dihapuskan terlebih dahulu.
  2. Setiap kolom pada sumber data tersebut harus memiliki nama yang unik (pada header name). Perlu diperhatikan bahwa penamaan pada header name ini tidak perlu terlalu panjang, cukup penamaan yang singkat namun mewakili jenis data pada tiap barisnya.
  3. Hindari penggunaan merge cell pada header table sumber data.
  4. Tipe data pada setiap kolom harus sama, misalnya tidak mencampurkan tipe data tanggal dan teks dalam satu kolom yang sama.
  5. Direkomendasi untuk menggunakan Format Table pada sumber data karena hal ini akan mempermudah Anda dalam Pembuatan PivotTable serta melakukan updating data apabila diperlukan.
  6. Setelah penggunaan Format Table, ada baiknya untuk menerapkan Defined Range untuk menamai range data tersebut. Dalam hal ini sebaiknya penamaan untuk range data di atur sebagai nama range yang dinamis.

Mengenal Core Utama Excel dan PivotTable Fungsi Function

Setelah melakukan persiapan di atas dan memahami bahwa tidak semua kolom data akan ditampilkan pada PivotTable yang tentunya disesuaikan dengan Kebutuhan Anda dalam menampilkan ringkasan data dari sumber data yang Anda miliki, maka Anda bisa memulai untuk membuat Excel dan PivotTable.

Ingin tau lebih tentang PivotTable dan Microsoft Excel, hubungi kami di +62 (21) 29 345 800 atau kirim email ke ContactUs@metrodata.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *